Senin, 17 Februari 2020

Apakah Bisa Sukses Menjadi Trader Forex Walaupun Part-Time Saja

Menjadi trader forex part-time menjadi opsi hidup tidak sedikit orang karena sejumlah alasan. Dari pencarian Seputarforex.com, banyak sekali orang memilih menjadi trader forex part-time karena hendak mencari "ceperan" atau ekstra pemasukan di samping kegiatan utama mereka. Waktu trading forex yang luwes menjadi dalil favorit dipilihnya trading forex sebagai kegiatan sampingan.

Salahkah? Tentu tidak terdapat yang salah dari opsi seseorang guna menjadi trader forex full-time ataupun part-time, toh kepentingan setiap orang tentu berbeda. Beberapa trader forex senior laksana Sigit Purnomo Ninjaa Trader dan Buge Satrio juga adalahtrader forex part-time yang punya kegiatan utama di samping trading. Biar santai yang urgen serius, begitulah seringkali slogan seorang trader forex part-time. Namun, menjadi trader forex part-time bukan berarti tidak dapat sukses, lho! Berikut ini ialah tips untuk menolong trader forex part-time supaya sukses:

1. Lihat Jadwal Dulu Baru Tentukan Metode Trading


Jadwal adalahurusan nomor wahid untuk seorang trader forex part-time. Biarpun side-job, bukan berarti identik dengan masa-masa yang serampangan bukan? Jadi, kesatu, buatlah jadwal. Jika dalam satu hari kita menjatahkan satu jam guna trading, maka optimalkan masa-masa tersebut. Contoh kasus, Adi ialah seorang karyawan yang melulu punya masa-masa pukul 7 hingga 8 pagi WIB guna bertrading forex. Kita tahu bahwa jam itu adalahsesi perniagaan Asia yang volatilitasnya ingin rendah. Maka, Adi mesti menilai gaya trading yang cocok dengan situasi sesi perniagaan di jadwalnya. Day trading pasti tak sesuai untuk Adi. Mungkin Adi dapat mencoba Swing Trading jangka panjang saja misalnya. Jadi, trader forex part time mesti menyaksikan jadwalnya dulu sebelum menilai metode. Jangan terbalik, ya!

2. Pintar Memanfaatkan Waktu Yang Sempit

Lagi-lagi masih bersangkutan dengan masalah waktu. Jika Anda ialah seorang trader forex part-time yang masih dalam masa "tumbuh kembang", maksudnya, masih dalam etape mengembangkan kemampuan, maka manfaatkan porsi masa-masa yang lebih tidak sedikit untuk mengerjakan review chart atau mem-backtest sistem. Kemampuan trading anda tidak hanya ditajamkan dengan teknik menyusun rencana lantas melakukan eksekusi trading berkali-kali; tetapi pun dari tugas-tugas trading lainnya seperti menciptakan jurnal trading, mem-backtest sistem, dan lain-lain. Sayang waktunya andai saat pasar slow, Anda hanya duduk di depan monitor "nungguin" trading Anda. Lebih baik, masa-masa yang tidak banyak ini dimanfaatkan guna belajar materi penyokong trading bukan?

3. Selalu Memeriksa Kalender Forex

Trader forex part-time biasanya akan kelewatan event-event urgen atau event-event mengejutkan sebab tidak punya masa-masa yang luwes untuk memantau tradingnya. Oleh sebab itu, butuh menyisihkan masa-masa untuk mengecek kalender forex masing-masing harinya. Dengan memahami event-event urgen atau berita-berita forex fundamental, trader bisa merencanakan skenario trading dan mempunyai cerminan prediksi bagaimana kira-kira pergerakan pasar nantinya. Atau, andai sudah kelewatan, maka trader tersebut dapat membuat skenario beda menurut sebuah peristiwa.

4. Membuat Jurnal Trading

Jurnal Trading, untuk trader forex full-time saja telah terbilang penting, lagipula bagi trader paruh waktu. Sediakan waktu eksklusif untuk merangkai jurnal trading demi mengimbangi masa-masa yang dipakai selain guna urusan trading. Membuat jurnal trading menolong trader untuk memahami strategi mana yang bermanfaat dan strategi mana yang tidak. Jurnal trading pun membantu menghemat waktu, lho. Contohnya, daripada menguras waktu guna mengingat-ingat saat-saat laksana apa GBP menjebol high atau low dengan kuat, lebih baik langsung saja periksa jurnal trading. Bagi trader forex part-time yang mengandalkan robot EA, jurnal trading juga bermanfaat untuk menilai apakah kinerja robot berlangsung baik atau tidak.

5. Menggunakan Robot Atau Expert Advisor

Kalau yang kelima ini, ialah langkah yang sangat akhir. Mengapa? Karena, trader yang memakai robot trading usahakan lebih dahulu menguasai dunia trading forex. Penggunaan robot trading memang dapat membantu trader forex paruh waktu. Namun, andai salah strategi dan terlampau mengendalkan robot, bukan tak barangkali akun trader pun akan kacau karenanya. Jadi, lebih baik tidak boleh terlalu percaya atau mengandalkan robot saja. Sekilas, tips berhasil menjadi trader forex part-time di atas juga dapat diterapkan oleh trader forex full-time. Namun, yang butuh diingat, trader forex yang menjadikan trading sebagai sampingan, mesti mengawal "permainan" mereka tambahan ketat. Jadi, apakah part-timer tak dapat sukses? Tentu tidak, namun tantangannya lebih besar sebab musuhnya ialah waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Mengelola Resiko Trading Yang Baik Dan Aman

Semua pekerjaan yang saya dan anda lakukan pasti mempunyai resiko , baik besar maupun kecil tentu akan terdapat resikonya. Dalam pekerja...