Rabu, 19 Februari 2020

Jangan Pernah Melewatkan Setiap Kesempatan Dalam Trading


Ada banyak dalil mengapa seorang trader tidak berhasil  menangkap peluang emas dan melewatkan kesempatan trading yang bagus guna mendapatkan pip. Pertama, mungkin sebab trader itu sedang minggir dari pasar sesudah loss satu atau dua kali. Bisa pun saat sedang menyimak perdagangan lain, atau ketika kehabisan kuota internet. Namun, tak tidak sedikit trader yang menyadari bahwa terdapat harga yang mesti ditunaikan dari melewatkan kesempatan trading. Bahaya melewatkan kesempatan trading terkadang dapat lebih menakutkan daripada salah ambil posisi. Melewatkan kesempatan trading bisa memengaruhi psikologi trading seseorang.

Apabila anda terus meyakinkan diri anda bahwa tak terdapat ruginya guna tidak buka posisi sesudah satu atau dua kerugian, maka kita dapat terperangkap dalam situasi yang dinamakan "Bias Baru". Bias Baru atau Recency Bias ialah kecenderungan trader untuk melulu melihat peristiwa-peristiwa yang sangat baru ia alami saja. Ia tidak atau tak sempat mempertimbangkan peristiwa-peristiwa sebelumnya. Padahal kadar kepentingan peristiwa-peristiwa yang telah lama selesai itu sama. Terjebak dalam Bias Baru akan menciptakan trader salah analisis dan keliru dalam memungut keputusan. Kekalahan alias loss ialah bagian dari trading. Jadi, hasil trading sebelumnya tidak boleh terlalu memengaruhi pemungutan keputusan kita berikutnya. Seorang trader yang arif seharusnya bisa beranggapan jangka panjang. Yang paling riskan dari melewatkan kesempatan trading ialah nafsu guna balas dendam. Trader yang kelewatan peluang bagus bakal tergoda guna menutupi kekurangan tersebut dengan menata setup trading yang tidak ideal. Mereka bakal bertrading lebih agresif daripada seharusnya. Trading yang dilatarbelakangi dendam bisa menghancurkan akun trading anda sekaligus. Jadi bagaimana teknik menghindarkan anda dari bahaya melewatkan kesempatan trading? Ada 4 cara:

1. Buatlah Trading  Jurnal 

Ini faedah membuat jurnal trading. Pandangan anda terhadap history trading anda sendiri akan lebih luas. Jurnal trading yang anda buat hendaknya berisi informasi mengenai apa saja yang menciptakan kita ragu, apa yang mendistraksi trading kita, dan seberapa tidak jarang pair forex yang anda trading-kan sejalan dengan sistem yang anda susun. Jurnal trading menolong kita guna mengidentifikasi pemicu sebuah kejadian. Bagi lebih jelasnya, kita dapat mencontoh Jurnal Trading di Seputarforex.com.

2. Pasang Pengingat Dan Order

Ini urgen terutama untuk part-time trader. Jika anda tidak punya masa-masa untuk memantau trading kita, maka pengingat yang anda pasang akan menimbulkan peringatan mengenai adanya peluang yang bagus. Beberapa platform trading memungkinkan trader guna mendesain pengingat sendiri.

3. Mengecilkan Ukuran Posisi

Jika anda lebih tidak sedikit melewatkan kesempatan trading dengan dalil kurang pede untuk memungut posisi, maka usahakan size position-nya dikurangi. Cara ini juga bermanfaat untuk mengajar insting kita supaya tak hanya trading dengan destinasi uang. Mempraktikkan kiat manajemen risiko yang tepat juga dapat mendorong rasa percaya anda dalam bertrading.

4. Mencari Hikmah Dari Suatu Peristiwa

Terimalah fakta bahwa kekalahan akan mengirimkan pada kemenangan. Satu atau dua loss saja bukanlah masalah, sekitar kita yakin dengan sistem trading anda dan arif melihat hikmah atau poin urgen dari hasil trading. Terbiasa menghadapi kekalahan akan menciptakan kita menghargai proses daripada sekedar menggali profit. Akhir kata, trader tidak jarang tak menyadari bahaya melewatkan kesempatan trading sebab tidak paham dampaknya. Trade yang loss dapat diminimalisasi sebab terekam dalam spreadsheet. Akan tetapi, trading yang terlewat tidak terekam dan anda tak bakal tahu penyebabnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Mengelola Resiko Trading Yang Baik Dan Aman

Semua pekerjaan yang saya dan anda lakukan pasti mempunyai resiko , baik besar maupun kecil tentu akan terdapat resikonya. Dalam pekerja...